Jam 6 pagi bergegas menuju pelabuhan dan bersiap untuk menyeberangi lautan (lagi) menuju sebuah negara terkecil di Asia,..the Manhattan in the little Asia,..the one and only,...Singapore
30 Menit perjalanan,..dari kejauhan megahnya kota Singapore udah mulai terlihat dari kapal Batam Fast yang kami tumpangi
1 jam telah kami tempuh hingga tibalah kami di port of Singapore. Setelah ngantri untuk cek pasport, tiba2 kami sadar salah 1 diantara kami ilang,..si Jaya. Tengok kiri kanan rupanya dy gak muncul2 juga. Gw ampe ngintip di sela2 hotpants salah satu cewe sexy di sana, rupanya gak ada juga (ya iyalah). Akhirnya gw nanya ama mbak2 bertampang galak di bagian imigrasi, ternyata eh ternyata si Jaya di interogasi karena gak bawa KTP..huehehehe. Untung gak kena deport dy..huhuhuhuhu
Singapore adalah kota (negara ding) yang bersih,..rapi,..dan tata kotanya sangat menarik. Tapi masalah bagi 4 orang autis ini adalah: NO SMOKING!!. Yupz,..no smoking kecuali di dekat tempat sampah. Jadi klo mau ngerokok kita harus ngerokok mengitari tempat sampah bareng2an ama smoker2 lainnya yg klo dari jauh keliatan kayak lalat buah yang ngerumunin tempat sampah. Dan klo ketahuan ngerokok sembarangan akan kena denda $100 (pake sistem CCTV loh) . Dan masalah lagi bagi gw,..di sono gak boleh makan sembarangan tempat, termasuk di dalam mobil. Matilah...
Karena cmn punya waktu 1 malam di Singapore (maklum turis miskin), maka kami di ajak berjalan2 oleh guide kami, Pak Manu, mengelilingi Kota Singapore dengan efesiensi waktu yang sesingkat singkatnja. Pak Manu adalah seorang turunan India yang setia menagntar kami menelusuri rimba Singapore, dan uniknya Pak Manu ini jago sulap loh..hehehe.
Pertama2 kita tiba di City Hall of Singapore dimana terdapat gedung kota dan lapangan sepak bola yang asri banget.
Me and Jaya yang nyaris di deport
10 menit buat take picture,..akhirnya kita bergegas menuju statue of Marlion, melewati jembatan Anderson. Di sana kami poto2 dan sarapan pagi
Jembatan Anderson
Mardhani and Marlion,..masih sodara jauh
Gw mo nanya,..kenapa sih starbuck itu mahal anj*ng??
backgroundnya gedung duren
Uniquely Singapore
what a great view
Setelah puas mengambil gambar dan sarapan, kami melanjutkan tujuan berikutnya, yaitu shooping centre di Orchad Road (lupa gw Orchad apa orchid yah?? hehehe maklum turis bego)
Surga belanja kaum hawa nih,..
Nah ini buat kaum Pria,..hahahaha
House of Condom adalah kedai suvenir dan sex toys yang sangat unik. Gw sempat masuk untuk melihat lihat (oopsss) dan akhirnya membeli sebuah gantungan kunci berbentuk Mr. Sperm...huhuhu unik banget.
Setelah pegel2 mengitari Orchad road,..kami lalu makan siang dan bergegas menuju final destination kami: Sentosa Island.
Memasuki gerbang Sentosa Island, kami di ajak ke Tiger Centre, yaitu pusat penjualan aksesori dan suvenir Tiger Beer.
Don't try this at home, dude
Setelah itu kami bermain wahana 3 dimensi, makan sore (laper bo') dan foto2 bareng uler
Baba: Kuberikan ular ini untukmu,.kau harus membunuh Takur Singh
Dhani: Baik, Baba,...aku akan menyelamatkan Sridevi,..tapi ngomong2 kpalanya mana?
Last Show sekaligus sebagai acara penutup tour kami adalah pertunjukan Song of the sea yang sangat spektakuler. Tata Cahaya dipadukan dengan tarian air dan harmonisasi gerak tari benar2 memukau kami semua. Gambar 2 dimensi yang terpantul dari air yang disemburkan yang bersinergi dengan pantulan laser menciptakan citraan yang membuat semua penonton berdecak kagum.
Funtastic!!
Berakhirlah sudah long trip yang kami jalani,..lelah dan peluh tak seberapa jika dibandingkan dengan pengalaman baru yang kami dapatkan. Sebagai penutup kata, dengan motto School is on the road,..marilah kita bersama2 kayang di depan patung Marlion
Fotographer: Dhani
Model: Herdi
(the end)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar