
(mama,...ini kuburan band yah???)
Saya tergelitik membaca tagline kecil sebuah artikel di sebuah majalah yang bebunyi:
'Gara-gara Kuburan, anak-anak kemaren sore mengira action figure KISS adalah action figure kuburan'
Sebuah kalimat singkat menggelitik yang seakan meyadarkan saya dengan realita yang ada…this shit happens out there!!
Betapa beruntungnya generasi 60-70 an yang menikmati Beatles, Stones, Hendrix, Zeppelin,..betapa beruntungnya generasi 80 an yang diserang oleh kebrutalan Heavy Metal, Hair Metal, American Metal, dan fenomenalnya virus grunge dan alternative serta post-punk di era 90-an,..
Saya dibesarkan di era dimana hampir seluruh remaja yang baru puber menggemari Westlife dan F4, saya menghabiskan waktu di jaman SMA menonton Britney Spears di TV dan hanya menikmati sisa2 kejayaan Jimi Hendrix dari sebuah file mp3 di computer rumah dan selebihnya dari riff demi riff yang diperdengarkan oleh Bokap di rumah. Yah,..sebuah file musik illegal yang mengubah segalanya.
Kembali ke masa sekarang,…jaman dimana musik seakan-akan ‘terlalu gampang’ dibuat, dinikmati dan dijual,…anda cukup memiliki penampilan menarik, latar belakang yang menyedihkan dan lagu yang rela anda jadikan soundtrack sebuah sinetro pembodohan,..maka se-pop apapun anda, anda tetap akan menjadi seorang Rockstar!
Lupakan image symbol sex seperti Robert Plant atau menjadi seliar Motley Crue untuk mendapatkan gadis-gadis cantik,..karena anda bisa merebut hati mereka cukup dengan menjadi musisi pop-melayu berponi miring,…chicks love it!
Anda tidak perlu sampai kecanduan alcohol dan drugs untuk membuat lirik sakti seperti yang dilakukan Kurt Cobain dan Morrison atau Jimi Hendrix, atau sampai mengikuti sekte2 tertentu untuk menciptakan musik yang begitu dahsyat dan megah, cukup membuat sebuah lagu dengan lirik yang gak perlu dicerna oleh otak untuk bisa dimengerti,..bahkan lirik repetitif bisa menjadi sebuah hits di jaman ini. Patahkan semangat maskulin dan liar Rock n roll dengan tema lagu patah hati dan jeritan pria lemah.
Lupakan nama band karismatik seperti Queen, Rolling Stones, Led Zeppelin, AC/DC, Rush, dan gantilah dengan nama yang mudah di ingat dan pasaran, seperti Wali, Kangen, Hijau daun, Manusia Band, Langit Band, Bumi Band,…Pisang band mungkin?
Jangan khawatir mengikuti ajang musik Rock karena lagu wali yang anda bawakan sudah dianggap musik Rock, bahkan jangan heran jika anda menemukan sebuah studio musik Rock yang melarang penyewa studio membawakan lagu Underground dan Punk dan menyuruh anda mengecilkan volume ampli di angka 6.
Dan terakhir,..jika anda tidak berpenampilan menarik dengan lagu-lagu yang dahsyat,.cobalah menjadi seorang musisi pelawak,..kenakan aksesoris seseram mungkin, nama seekstrem mungkin dengan lagu jenaka yang ear-catching.
Hmmm
rasanya saya akan menyisakan sebuah keping DVD Jimi Hendrix Experience Live at Monterey untuk generasi penerus saya nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar